Untukmu yang ingin #BebasBercerita tentang beban masalah dan rahasia perasaanmu.

Tentang Teman Bercerita


Kami menyadari:

  • Tidak mudah mencari teman untuk bercerita.
  • Kalaupun ada kita masih merasa ragu dan malu untuk mengungkapkan rahasia.
  • Kita takut bila kita tidak dimengerti, atau bahkan dihakimi.
  • Kita bingung bagaimana caranya mengungkapkannya.

Membebaskan semua yang tersimpan di perasaan adalah salah satu cara yang sudah dikenal efektif untuk meredakan stress, depresi, kecemasan bahkan gangguan mental yang lain.

Karena itu Teman Bercerita ada untukmu. Untuk mendengarkan cerita dan kegelisahanmu, yang seringkali sulit untuk diceritakan.

Kami siap mendengarkanmu.

Fasilitator Teman Bercerita adalah mereka yang sudah menyelesaikan pelatihan The Art of Listening (Seni Mendengarkan) dengan baik. Mereka memiliki standar khusus dan keterampilan yang dapat membantumu bercerita dan mengungkapkan perasaanmu dengan leluasa.


photo_2022-04-05_13-24-44

Pilih Teman Berceritamu

Auliarty Samulang
40 tahun, Makassar

Afriani Sanam
39 tahun, Bandung

Rista Juliana Siahaan
31 tahun, Surabaya

Nining Palupi
43 tahun, Malang

Boby Wiryawan Saputra
36 tahun, Bandung

Mona Grace Randa
32 tahun, Manokwari

Antonius Fredi
28 tahun, Taipei

Evi DC
29 tahun, Jakarta

Dennis Gunawan
32 tahun, Tangerang

Ong Ay Cen
35 tahun, Jakarta

Yustin Anita Sandy
34 tahun, Malang

Romanna Trya
28 tahun, Medan

Ergina Gracia
42 tahun, Bekasi

Vonny Evelyn Jingga
45 tahun, Semarang

Kamu #BebasBercerita, Kami siap mendengarkan.

“Memendam beban perasaan dan
berusaha menyembunyikan rahasia
dapat menyebabkan kecemasan,
stress dan gangguan kesehatan yang lain.”

Ini saat yang tepat untukmu #BebasBercerita
tentang masalah dan rahasiamu.

Bagaimana cara memulai bercerita?

1. Buat janji bercerita dengan fasilitator kami

2. Berceritalah dengan bebas tanpa takut dihakimi

3. Temukan kelegaan ketika kamu selesai bercerita

Frequently Asked Questions(FAQ)

Teman Bercerita adalah platform yang disediakan untuk siapa saja yang ingin bercerita dengan BEBAS, tanpa takut dihakimi dan dengan kerahasiaan yang aman.

Kamu BEBAS memilih fasilitator dan counselor sesuai dengan kenyamananmu.
Semua fasilitator telah menempuh minimal 15+ jam sesi pelatihan dan lulus Assessment The Art of Listening.
Mereka akan mendampingimu dengan sabar dalam menghadapi persoalan kehidupanmu.

Kalau kamu memilih layanan Teman Bercerita, maka kamu bebas bercerita selama 30 menit. Jika kamu memilih layanan Life Counseling atau Life Coach, maka satu kali sesi Counseling atau Coach akan berlangsung selama 45 menit.

Kamu bisa BEBAS bercerita tentang apa saja, selama tidak menyinggung isu SARA dan hal-hal yang bersifat melecehkan.

Fasiliator akan memandumu untuk mengenali perasaan dan membangun kesadaranmu. Nantinya, kamu sendiri akan dapat melihat lebih jelas upaya dan respon apa yang perlu kamu lakukan untuk menghadapi permasalahan yang sedang kamu hadapi.

Teman Bercerita siap mendengarkanmu, kamu tidak perlu malu. Kamu tidak akan dihakimi atau diberi nasihat yang menggurui. Dan di sini rahasiamu aman terjaga dengan baik.

Menangis bukanlah hal yang memalukan. Tim Fasilitator dan Counselor kami siap mendampingi dan mendengarkanmu, tidak hanya ceritamu tetapi juga tangismu.

  • Bercerita membuatmu dapat mengenali perasaanmu. Semua perasaan harus dikenali dan diungkapkan dengan cara yang tepat agar kamu tidak merasa tertekan dan hidup dalam kebimbangan.
  • Bercerita membantumu untuk mengelola perasaan. Dengan kamu bercerita, kamu dapat mengenali perasaan yang mengganggu seperti sedih, kecewa, tertekan, merasa bersalah, menyesal, kuatir, dan juga perasaan yang positif seperti kebahagiaan, cinta dan keinginan. Semua perasaan itu nantinya akan dapat dikelola dengan baik.
  • Bercerita memampukanmu merespon perasaan. Perasaan yang sudah diidentifikasikan akan mengarahkanmu pada upaya-upaya untuk berespon benar dan menemukan kesadaran untuk memperbaiki masalahmu. Perasaanmu akan menjadi tenang, lega dan BEBAS.

Gaya Hidup Teduh merekomendasikan kita bercerita untuk membebaskan perasaan dan membersihkan emosi kita minimal dua kali dalam sebulan.

Kamu tidak perlu mengalami masalah yang berat terlebih dahulu untuk bercerita. Seringkali, masalah yang berat muncul ketika kita tidak menyelesaikan atau membereskan gangguan atau hal-hal kecil yang kita anggap biasa. Perlu kita sadari bahwa masalah yang berat biasanya tidak terjadi dalam semalam

©2022 Teman Bercerita

or

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

or

Create Account